Archive for September, 2008

Bisnis Kuliner dan Baju Baru

Bisnis kuliner sangat menyenangkan!

Komentar diatas seringkali tercetus dari pemilik bisnis kuliner yang sukses. Apalagi dengan bulan ramadhan ini, omzet rata-rata rumah makan naik 30 hingga 50 persen. Namun, terus terang saya ikut miris melihat beberapa warung/restoran tetap saja sepi, padahal ditempat lain pebisnis lintang pukang mencari tambahan meja dan kursi untuk konsumennya; dan tetap saja harus menolak banyak tamu yang nggak kebagian meja.

Beberapa bulan yang lalu sempat konsep saya tentang FoodFezt dijiplak habis; dari logo yang mirip, tagline, hingga sampai ke apron (celemek) waiter/waitress pun mirip. Makanan yang dijual? Tentunya juga sama, karena 50% tenant pengisinya pun “membajak” dari FoodFezt. Bahkan sebagian orang mengira bahwa restoran ini merupakan cabang dari restoran saya. Continue reading ‘Bisnis Kuliner dan Baju Baru’

Bagaimana Memupuk Semangat Entrepreneurship

Beberapa nasihat orang bijak menyatakan bahwa kalau anda apabila anda ingin melihat masa depan anda, maka lihatlah orang-orang yang ada disekitar anda. Jadi, ketika anda ingin sukses, maka buatlah orang-orang disekeliling anda agar mendukung anda.

Yang menjadi masalah kemudian, ada banyak kasus seseorang akan habis energinya hanya untuk meyakinkan orang-orang disekelilingnya agar mendukung mindsetnya. Nah, saya akan mencoba memaparkan trik tentang ‘manajemen dukungan’ ini.
Continue reading ‘Bagaimana Memupuk Semangat Entrepreneurship’